Manfaat Olahraga Bagi Anak-Anak

Manfaat Olahraga Bagi Anak-Anak

Tidak hanya orang dewasa saja, olahraga sangat penting untuk dilakukan. Bahkan untuk mereka yang masih anak-anak. Tentunya hal tersebut karena banyak manfaat olahraga bagi anak-anak yang perlu dipahami oleh orang tua.

Faktanya dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebut bahwa setidaknya anak berusia sekolah (5–17 tahun) perlu berolahraga setidaknya 60 menit setiap harinya. Bagi anak yang berusia kurang dari 5 tahun, waktu olahraga terbaik yang disarankan adalah tiga jam setiap hari

Adapun manfaat yang dapat anak-anak rasakan saat berolahraga rutin setiap hari adalah sebagai berikut :

  1. Dapat meningkatkan kepadatan tulang

Beragam penelitian sudah membuktikan jika anak yang gemar berolahraga biasanya mempunyai kepadatan tulang yang jauh lebih baik. Bahkan, jika kegiatan ini dilakukan sebelum masa pubertas, olahraga dapat membuat anak terhindar dari berbagai risiko osteoporosis di masa depan.

Jenis olahraga untuk anak kecil juga beragam dan hampir semuanya membantu mengoptimalkan kepadatan tulang anak. Adapun jenis olahraga yang cocok untuk anak lakukan adalah gerakan melompat seperti lompat tali atau sebagainya.

  1. Mencegah terjadinya obesitas

Olahraga yang dilakukan rutin sejak dini juga terbukti bisa membuat anak terhindar dari masalah obesitas atau yang kita kenal dengan sebutan berat badan berlebihan.

Dengan berolahraga rutin minimal tiga kali dalam seminggu, masalah obesitas pada anak dapat berkurang sampai 31 persen. Tak hanya itu, jika disertai dengan pengaturan makan yang teratur dan baik, resiko kelebihan berat badan juga dapat berkurang lebih lanjut.

  1. Dapat mengoptimalkan kesehatan jantung anak

Apakah kamu sudah tahu jika aerobik juga tergolong olahraga yang sangat bagus bagi anak kecil? Nyatanya, olahraga ini bisa mengoptimalkan kesehatan jantung anak menjadi lebih optimal. Olahraga aerobik ternyata bisa meningkatkan denyut jantung.

Yang akhirnya membuat banyak oksigen masuk dan beredar ke seluruh sel tubuh dengan baik. Aktivitas olahraga aerobik yang dilakukan sejak dini terbukti dapat melindungi anak dari berbagai resiko penyakit jantung koroner ketika mereka dewasa.

Contoh jenis olahraga aerobik yang bisa dilakukan anak adalah berlari, sepak bola, bermain basket hingga bersepeda dan berenang. Lakukan aktivitas ini setidaknya dua kali seminggu dan rasakan perbedaannya.

  1. Dapat meningkatkan kekuatan otot dan koordinasi saraf

Yang pasti anak tidak perlu mempunyai otot besar sama halnya seperti binaragawan. Namun, mempunyai kekuatan otot yang baik jauh lebih penting bagi anak. Pasalnya hal tersebut membuat anak mampu melakukan berbagai kegiatan motorik kasar dan motorik halus dengan baik tanpa ada halangan sedikitpun.

Tak hanya itu, kemampuan koordinasi pada anak juga perlu diasah dengan baik agar memberi manfaat pada sinyal otak otot otot.

Leave a Reply

Your email address will not be published.